Overblog
Edit post Follow this blog Administration + Create my blog

Shalat sunnah munfarid

Shalat sunnah munfarid adalah shalat yang di kerjakan sendirian artinya tidak boleh di kerjakan secara berjamaah secara syar’I karena ada banyak cara untulk melakukan shalat sunnah dia antaranya dengan cara sendirian yang di sebut dengan Shalat sunnah munfarid ada yang di kerjakan secara berjamaah seperti shalat sunnah istisqo yaitu shalat minta hujan ada juga shalat yang boleh di kerjakan sendirian ada juga boleh di kerjakan secara berjamaah seperti shalat tarawih , sholat witir Untuk kali ini saya hanya akan berbagi shalat-shalat sunah yang dikerjakan secara munfarid. Dan di bawah ini adalah penjelasan nya

1.    Shalat-Shalat Sunnat Rowatib
Shalat Sunnah Rowatib adalah shalat sunah yang waktu pelaksanaannya  mengiringi shalat fardu lima waktu. Shalat tersebut dilakukan sebelum atau sesudah shalat fardu. Sholat Sunat Rawatib yang dikerjakan sebelum sholat fardu disebut rawatib qobliyah, sedangkan Sholat Sunat Rawatib yang dikerjakan sebelum sholat wajib disebut rawatib bakdiyah
Adapun dalilnya sesuai dengan Sabda Rosulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam
Tidaklah seorang muslim mengerjakan shalat karena Allah setiap hari 12 rakaat shalat sunnah karena Allah, kecuali Allah akan membangunkan sebuah rumah baginya di Surga atau di bangunkan baginya sebuah rumah di Surga” [HR. Muslim no. 728]

Rinciannya sebagai berikut:
Sholat empat rakaat sebelum shalat dzuhur dan dua rakaat setelahnya, dua rakaat setelahshalat maghrib, dua rakaat setelah shalat isya dan dua rakaat sebelum shalat subuh.
namun untuk rawatib zhuhur ada riwayat lain :
“Barang siapa yang sholat 4 rakaat (Qobliyah) sebelum Dzuhur dan 4 rakaat (Ba’diyah)
sesudahnya, maka diharamkan baginya api neraka”. (SHAHIH. HR. Ahmad, Abu Daud, At Tirmidzi, Ibnu Majah, di Shahihkan oleh Albani
2. Shalat Tahiyatul Masjid
Shalat Tahiyatul Masjid adalah shalat sunah yang dilakukan setika seseorang masuk masjid sebelum duduk. Shalat sunah ini sebanyak 2 rakaat, dan cara mengerjakannya seperti shalat rawatib. Mengerjakan shalat Tahiyatul Masjid hukumnya sunah.

3.    Shalat Istikharah
Shalat Istikharah adalah shalat sunah 2 rakaat dengan tujuan memohon petunjuk kepada Allah tentang suatu hal yang paling baik di antara dua atau beberapa pilihan yang dihadapi dirinya. Shalat Istikharah hukumnya sunah. Shalat Istikharah paling baik dikerjakan pada malam hari, dan cara mengerjakannya seperti shalat fardu, kemudian dilanjutkan doa memohon petunjuk kepada Allah swt.
4.    Shalat Dhuha
Shalat Dhuha adalah shalat sunnah yang dilaksanakan pada pagi sampai siang hari. Dari setelah matahari agak tinggi sampai sebelum masuk waktu dzuhur. Waktu terbaik adalah dengan mengakhirkan sampai waktu agak siang (panas). Kira-kira antara jam 8 sampai jam 10. Hukum salat Duha adalah sunnah muakkad. Jumlah rakaatnya paling sedikit dua, rakaat dan paling banyak dua belas rakaat, yang paling utama delapan rakaat.
Adapun dalilnya hadis Nabi berikut ini
Dari Abu Dzar Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

                “Hendaknya di antara kalian bersedekah untuk setiap ruas tulang badannya. Maka setiap bacaa tasbih adalah sedekah, setiap bacaan tahmid adalah sedekah,  setiap bacaan tahlil adalah sedekah, setiap bacaan takbir adalah sedekah, beramar ma’ruf adalah sedekah, dan mencegah kemungkaran adalah sedekah. Dan itu semua sudah tercukupi dengan dua rakaat shalat dhuha.” (HR. Muslim No. 720, Al Baihaqi, As Sunan Al Kubra, No. 4677, 19995, Ibnu Khuzaimah No. 1225)

5.    Shalat Tahajud

Tahajud berarti bangun dari tidur pada malam hari. Jadi shalat Tahajud adalah shalat sunah yang dikerjakan pada malam hari setelah shalat Isya’ sampai menjelang waktu Subuh. Lebih utama dikerjakan sepertiga malam yang terakhir (kira-kira jam 02.00 dini hari). Hukum melaksanakan shalat Tahajjud adalah sunnah muakkad. Jumlah rakaatnya paling sedikit 2 rakaat dan paling banyak tak terbatas.
6.    Shalat Tahiyatul Masjid.
Shalat Tahiyatul Masjid adalah shalat sunah yang dilaksanakan ketika seseorang memasuki masjid. Hukum melaksanakannya adalah sunah, dikerjakan 2 rakaat sebelum duduk dengan tujuan menghormati (memuliakan) masjid. Nabi Saw bersabda:
إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمْ الْمَسْجِدَ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ يَجْلِسَ
artinya:Jika salah seorang dari kalian masuk masjid, maka hendaklah dia shalat dua rakaat sebelum dia duduk.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)  

demikian penjelasan mengenai Shalat sunnah munfarid semoga menambah wasan kita tentang agam yang kita cintai ini sekian dari saya wassalam

Tag(s) : #islam

Share this post

Repost0